Seperti misalnya saja kebiasaan tidak memakai alas kaki meski berada di dalam rumah seharian. "Kulit kalau bergesekan dengan keramik bisa menyebabkan panas, sehingga kulit kaki pecah-pecah," kata Dr.Tjut Nurul Alam Jacoeb, Sp.KK, dalam acara peluncuran Vaseline Repairing Jelly di Jakarta.
Maka itu sebabnya, menurut dokter yang akrab disapa Poppy ini, walau lantai rumah kelihatannya bersih, sebaiknya tetap menggunakan alas kaki. Serta penyebab lain kulit tumit pecah-pecah adalah aktivitas harian seperti penggunaan sepatu berbahan keras atau sempit sehingga lapisan pelindung kulit rusak dan menyebabkan penguapan air. Kulit pun akhirnya menjadi kering, kasar, dan pecah-pecah khusunya bagian bawah.
Nyatanya paparan kulit dengan detergen atau bahan kimia lain juga bisa merusak lapisan pelindung kulit. Adapun untuk mengatasinya diperlukan pelembab kulit khusus. Alih-alih menurut dr.Poppy, untuk kulit ekstra kering sebaiknya memakai pelembab yang bersifat oklusif seperti petroleum jelly murni.
"Dibanding losion, petroleum jelly bisa menyerap lebih dalam dan mampu memberi lapisan pelindung kulit untuk mencegah penguapan air. Kulit jadi lebih lembab," katanya. Selain untuk tumit, penggunaan petroleum jelly juga disarankan pada bagian tubuh lain yang sangat kering, misalnya siku, lutut, atau bagian bibir dll.
"Dibanding losion, petroleum jelly bisa menyerap lebih dalam dan mampu memberi lapisan pelindung kulit untuk mencegah penguapan air. Kulit jadi lebih lembab," katanya. Selain untuk tumit, penggunaan petroleum jelly juga disarankan pada bagian tubuh lain yang sangat kering, misalnya siku, lutut, atau bagian bibir dll.

EmoticonEmoticon