Dengan berkembangnya teknologi bidang estetika semakin memudahkan pria dan wanita yang ingin mengoreksi penampilannya tanpa bedah namun hasilnya efektif. Merupakan salah satunya adalah teknologi pengencangan kulit menggunakan gelombang suara bagaimana bisa?.
Pada era saat ini ternyata energi gelombang suara yang dulu hanya dimanfaatkan untuk melakukan ultrasonografi (USG) kini juga dipakai untuk melakukan pengencangan kulit dalam perawatan Ultherapy. Sejak diluncurkan pertama kali sejak tahun 2008 lalu, sampai pertengahan tahun 2017 ini Ultherapy telah dipakai oleh satu juta orang di seluruh dunia termasuk di Indonesia.
Menurut info yang di dapatkan Ultherapy diklaim efektif mengencangkan kulit di bagian leher, di bawah dagu, dan alis, serta menghilangkan garis halus dan keriput di bagian leher hingga area sekitar belahan dada si pengguna.
Salah satu orang ahli estetika dr.Olivia Ong, ultherapy menggunakan gelombang suara untuk menghantarkan panas secara mikro ke dalam kulit sehingga kulit menjadi kencang ke si pengguna. "Suhu panasnya sekitar 60-70 derajat celcius, tetapi panasnya tidak dipermukaan kulit, namun di kedalaman 4,5 mm sampai 1 mm dan sangat presisi," katanya dalam konferensi pers perayaan satu juga perawatan Ultherapy dari Merz Aesthethic di Nusa Dua, Bali Indonesia.
Dan Olivia sendiri mengatakan, pabrik kolagen berada di kedalaman 4,5 mm dari permukaan kulit. Dengan pemanasan dari alat Ultherapy, kolagen akan dirangsang untuk diproduksi lebih banyak lagi. Selain mengencangkan kulit, terapi ini juga efektif untuk membentuk wajah juga.
Dijelaskan oleh dr.Lanny Juniarti, kelebihan dari Ultherapy ini adalah tidak menggunakan suntikan dan juga pisau bedah pada umumnya. "Selain itu karena energi suara ini tidak merusak permukaan kulit tidak ada down time atau masa pemulihan. Setelah terapi pasien bisa tetap beraktivitas seperti biasa, tidak ada memar atau merah di kulit," ujarnya. Sanagt berbeda dengan operasi plastik atau suntikan filler dan botox yang hasilnya bisa seketika terlihat begitu saja, Ultherapy baru bisa terlihat hasilnya setelah sekitar dua bulanan dari pertama penggunaan.
"Kolagen akan terpicu produksinya setelah dua bulan. Setelah itu kulit yang tadinya kendur akan terlihat lebih kencang dan terangkat," kata dr.Lanny yang juga President Director Miracle Clinic ini.
Opini Philip Burchard, CEO Merz Pharma, Ultherapy merupakan satu-satunya perawatan yang mendapat persetujuan Food and Drug Administration (FDA) Amerika untuk mengencangkan kulit. Perawatan ini juga telah mendapatkan persetujuan dari Kementrian Kesehatan RI untuk dipakai dalam terapi estetika jadi di Indonesia sendiri aman tentunya digunakan. Selain itu ia menambahkan, kelebihan utama dari Ultherapy adalah adalah teknologi pencitraan ultrasonografi, sehingga melalui monitor dokter bisa langsung melihat lapisan kulit saat perawatan berlangsung untuk memastikan energi ultrasound dialirkan ke bagian kulit yang tepat kebagian yang ingin di inginkan.
"Selain itu Teknologi ini didukung oleh lebih dari 50 studi klinis dan 60 makalah kesehatan terpercaya," ujarnya dalam acara yang sama. Lama penggunaanya terapi ini bisa dilakukan dalam durasi sekitar dua jam dengan hasil yang bisa bertahan satu sampai dua tahun. Dan satu kali perawatan membutuhkan biaya sekitar Rp 25-30 juta, cukup mahal bukan?. Di Indonesia, perawatan ini sudah tersedia di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Semarang, Bandung, dan Bali, jadi bagaimana anda mau mencobanya?.

EmoticonEmoticon